Kuliah Dosen Tamu Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri Tahun 2023

By Admin prodi 13 Jun 2023, 15:45:18 WIB berita
Kuliah Dosen Tamu Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri  Tahun 2023

Kediri – 7 Juni 2023

Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri, Poltekkes Kemenkes Malang telah menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu dengan tema “Strategi Mencegah Post Partum Blues Secara Holistik Sebagai Salah Satu Peluang Kewirausahaan Kebidanan”. Tema ini diangkat dengan tujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta/mahasiswa tentang inovasi dalam pelayanan kebidanan pada masa postpartum. Sehingga mahasiswa Kebidanan Kediri mampu memahami hal basis dalam bidang tersebut.

Kuliah Dosen Tamu sendiri ialah kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh dosen atau tenaga pengajar dari luar lingkungan perguruan tinggi dan ahli dalam bidang tertentu yang diundang dalam rangka membagikan ilmu kepada mahasiswa. Di Kebidanan Kediri ini Kuliah Dosen Tamu diadakan setiap semester setelah kegiatan belajar mengajar sudah selesai. Pada kesempatan kali ini, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri mengundang Dr. Hanung Prasetya,A.Md.Akup., S.Kp.S.Psi.M.Si (Pelatih, CHL, CI, CMH, CCH, CPS, Grapholog, M-NLP) dan Lestariningsih, S.SIT., M.Keb., CHt., CT.NLP. Kuliah Dosen Tamu ini memanfaatkan platform virtual Zoom Meetings dan Streaming Youtube.

Pada Kuliah Dosen Tamu ini Dr. Hanung Prasetya,A.Md.Akup., S.Kp.S.Psi.M.Si memaparkan mengenai Tatalaksana Post Partum Blues Secara Holistik. Tatalaksana tersebut meliputi Hipnoterapi, Terapi Musik, Aromatherapy, KIE saat Hamil, Omega 3, Ayah ASI, Dukungan Sosial, Konseling Laktasi, dan Pembacaan Kitab Suci. Penjelasan mengenai topik tersebut mendasari beberapa pertanyaan, salah satu peserta Suci Agnanni Aisyiyah pada diskusi yaitu “Faktor penyebab Post Partum Blues dapat disebabkan dari Keluarga, nah untuk penatalaksanaan seperti hiphoterapi untuk ibu yang mengalami, apakah dari penatalaksanaan yang panjenengan sebutkan tadi dapat juga dilakukan kepada keluarga maupun lingkungannya?” Menanggapi pertanyaan Suci, Dr. Hanung menyatakan sebaiknya KIE persiapan persalinan dan nifas pada masa kehamilan itu sebaiknya suami mendampingi, dukungan social berasal dari keluarga, suami, anak yang lahir terlebih dahulu”. Dan pertanyaan kedua berasal dari Anorraga Parahita “Apakah Body Mind Spirit sebelum masa kehamilan yang tidak stabil pada saat hamil akan terbawa sampai dengan nifas. Upaya apa yang paling efektif untuk merilis agar post partum blues bisa dicegah diantara Teknik – Teknik yang sudah dijelaskan”. Menanggapi pertanyaan Anorraga, Dr. Hanung menyatakan kondisi tidak stabil pada saat hamil bisa terbawa sampai masa nifas BISA, pasti akan berpengaruh Ketika ada asap. Upaya yang paling efektif itu apa gunakan semua yang kita ketahui untuk kebaikan pasien, secara holistik, bio-psiko spiritual kita terapkan semua.

Pada Kuliah Dosen Tamu ini Lestariningsih, S.SIT., M.Keb., CHt., CT.NLP. memaparkan mengenai Yoga untuk Pencegahan Post Partum Blues. Penjelasan mengenai topik tersebut mendasari pertanyaan, salah satu peserta Safira Hanin “Bila akan melakukan Yoga atau meditasi, itu diharapkan merasa rileks bisa juga dibantu dengan aroma terpai atau music namun jika ibu tetap susah untuk merasa rileks walau sudah diberi aromaterapi dan music itu bagaimana nggih?” Menanggapi pertanyaan Safira, Ibu Lestariningsih menyatakan untuk focus, persiapan ibu penting sebelum melakukan yoga, karena butuh waktu. Untuk ibu nifas harus benar – benar siap, maksutnya yaitu cari tempat yang tenang, bayi ada yang memegang, ibu siap untuk melakukan.

Dengan demikian tanggapan ibu Lestariningsih menganai pertanyaan dari Safira menjadi penutup pada sesi Kuliah Dosen Tamu ini. Kesimpulan keseluruhan Kuliah Dosen Tamu adalah pada pasien Postpartum Blues sebenarnya tidak perlu farmakoterapi karena postpartum blues bersifat sementara terapi holistic akan sangat bagus untuk dilakukan kepada ibu postpartum. Selain itu karena adanya perkembangan pengetahuan kita juga harus mengimbangai untuk memberikan informasi yang terbaik bagi pasien dengan contoh seperti Yoga Prenatal, Yoga Post Natal terhadap kondisi psikologis postpartum, peningkatan ASI dan juga peningkatan kebugaran.




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment