▴Program Studi D-III dan STR Kebidanan Kediri▴ - EDUKASI PEMANFAATAN KUNYIT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN BANDAR LOR
- Peluncuran Program Wilbin GAMBYOK Poltekkes Kemenkes Malang
- Peluncuran Program Wilayah Binaan GAMBYOK Poltekkes Kemenkes Malang
- Dari Edukasi Menuju Aksi Nyata
- Optimalisasi Daun Kelor sebagai Pangan Lokal untuk Pengendalian Diabetes Melitus
- Sukses Gelar Asesmen Lapangan LAM-PTKes, Program Studi D3 Kebidanan Kediri
- Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri Tahun 2026
- Pengabdian Masyarakat melalui Mindfulness Pregnancy: Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental Ibu Hamil d
- Pengabdian Masyarakat Hypnopregnancy di Puskesmas Mojo : Membantu ibu hamil mempersiapkan persalinan
- Wujudkan Kampus Sehat: Stop Bully dan Anti-Perundungan
Peluncuran Program Wilbin GAMBYOK Poltekkes Kemenkes Malang

Tim Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) Kebidanan Kediri Poltekkes Kemenkes Malang secara resmi meresmikan Program Wilayah Binaan bertajuk “GAMBYOK” (Gerakan Masyarakat Berkarya, Optimalkan Kesehatan) di Balai Desa Gambyok, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Kamis (20/8/2026). Inisiatif ini dirancang guna meminimalisasi kasus stunting, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan status kesehatan warga secara menyeluruh.
Kegiatan yang bersumber dari dana DIPA Poltekkes Kemenkes Malang Tahun 2026 ini mengerahkan 95 mahasiswa, yang mencakup 78 mahasiswa Sarjana Terapan Kebidanan dan 17 mahasiswa D-III Kebidanan Kediri. Lewat model pendampingan One Student One Client (OSOC), setiap mahasiswa memegang tanggung jawab untuk mengawal satu keluarga sasaran secara intensif dan berkesinambungan.
Intervensi Menyeluruh Lintas Rentang Usia
Berjalan sepanjang Agustus 2026, aksi lapangan ini menyasar seluruh tahapan siklus hidup warga, di antaranya:
- Ibu Hamil: Pelatihan hypnobirthing untuk meredakan kecemasan menjelang kelahiran, pemantauan gizi pencegah Diabetes Melitus (DM), dan pemantauan langsung ke rumah (home visit).
- Ibu KB & Kesehatan Reproduksi: Edukasi serta peragaan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), pemeriksaan kelainan payudara (SARARI), hingga skrining kanker serviks melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).
- Remaja Usia Sekolah: Pembekalan pendidikan seks (sex education), edukasi pencegahan pernikahan usia dini, dan pencegahan anemia lewat asupan Tablet Tambah Darah (Fe).
- Balita Stunting & Wasting: Monitoring tumbuh kembang anak, edukasi penanganan gizi buruk, serta pola pendampingan keluarga berbasis Project Based Learning.
Program ini turut menerapkan Interprofessional Collaboration (IPC) dengan menggandeng Prodi Sarjana Terapan Gizi untuk membawakan materi “Gizi Ibu Hamil: Cegah DM Gestasional untuk Ibu Sehat, Bayi Selamat”.
Pendekatan Personal dan Sinergi Lintas Keilmuan
Ketua Tim Pengusul Program Pengabmas, Rahajeng Siti Nur Rahmawati, M.Keb, menyampaikan bahwa kekuatan utama program GAMBYOK berada pada interaksi personal mahasiswa yang dikawal penuh oleh arahan dosen ahli.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi D-III Kebidanan Kediri, Dr. Finta Isti Kundarti, M.Keb, menggarisbawahi pentingnya integrasi teknologi kebidanan dan aspek psikologis.
|
”Lewat konsep satu mahasiswa satu pasien, kami menerapkan hypnobirthing demi memberikan dorongan positif agar ibu hamil tetap tenang menghadapi persalinan. Cara ini terbukti membawa dampak nyata bagi kesehatan jiwa dan raga ibu, sekaligus mengasah kemampuan mahasiswa dalam mempraktikkan teknologi kebidanan secara langsung,” paparnya. |
Di sisi lain, Ketua Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Kediri, Dr. Triatmi Andri Yanuarini, M.Keb, menegaskan bahwa pemilihan Desa Gambyok merupakan langkah kelanjutan dari program pembinaan yang telah sukses dilakukan sebelumnya.
|
”Desa Gambyok menjadi lokasi pembinaan baru kami setelah 5 tahun mendampingi Desa Keniten Mojo hingga berhasil menurunkan angka stunting dan wasting. Kami berharap pencapaian positif tersebut dapat terulang di sini guna mendongkrak derajat kesehatan ibu, balita, hingga remaja,” ungkap Triatmi. |
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Gambyok, Gunawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan civitas akademika Poltekkes Kemenkes Malang. Menurutnya, program ini menjadi bukti konkrit dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.
|
“Pemerintah Desa Gambyok memberikan dukungan penuh. Kehadiran mahasiswa dan para dosen bukan sekadar pemenuhan formalitas, melainkan membawa dampak sosial positif serta merubah mindset kesehatan warga secara nyata. Kami selalu terbuka untuk kemitraan jangka panjang seperti ini,” pungkas Gunawan. |
Bidan Desa, serta dijadwalkan masuk ke tahap evaluasi dan pemaparan hasil pada minggu pertama September 2026.
Media Pers :
Setelah Sukses di Desa Keniten , Program GAMBYOK Kini Sasar Desa Gambyok Grogol - WartaPanjalu.com





